Showing posts with label makalah. Show all posts
Showing posts with label makalah. Show all posts

Tuesday, 5 September 2017

TANAH (PENGERTIAN, BAHAN PENYUSUN, FAKTOR PEMBENTUK, PROFIL, STRUKTUR, TEKSTUR) Beserta gambarnya

Download dalam bentuk doc, klik  Link ini

Membahas Pengertian Tanah dan Bahan Penyusun Tanah?

Pengertian dan Susunan Tanah
Tanah adalah bagian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernafas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak.

Baca selengkapnya tentang Klasifiak
Secara luas terdapat banyak pengertian mengenai tanah sesuai sudut pandang yang dimiliki ahli tersebut

  1. Pendekatan Geologi. Tanah adalah lapisan permukaan bumi yang berasal dari bebatuan yang telah mengalami serangkaian pelapukan oleh gaya-gaya alam, sehingga membentuk regolit (lapisan partikel halus). Tanah merupakan bagian terluar dari bumi. Geologi (berasal dari Yunani γη- (ge-, “bumi”) dan λογος (logos, “kata”, “alasan”)) adalah Ilmu (sains yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses yang membentuknya.
  2. Pendekatan Pedologi. Tanah adalah bahan padat (mineral atau organik) yang terletak di permukaan bumi, yang telah dan sedang serta terus mengalami perubahan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor: Bahan Induk, Iklim, Organisme, Topografi, dan Waktu. Pendekatan Ilmu Tanah sebagai Ilmu Pengetahuan Alam Murni. Arti ”Ped” = gumpal tanah. Pedologi adalah cabang ilmu tanah yang mempelajari sifat dan ciri tanah serta proses pembentukan tanah. Pedologi berasal dari bahasa Rusia pedologiya, yang dalam bahasa Yunani pedon = tanah. Dalam pedologi dipelajari genesa tanah, morfologi tanah, dan klasifikasi tanah.
  3. Pendekatan Edaphologi. Tanah adalah media tumbuh tanaman. Arti “Edaphos” = bahan tanah subur.
FAKTOR FAKTOR PEMBENTUK TANAH

1.Iklim dan Faktor-faktor iklim, yang diantaranya adalah cuaca dan curah hujan.

2.Organisme (Vegetasi, jasad Renik), organisme sangat berpengaru terhadap proses pembentukan tanah seperti :

  • Membuat proses pelapukan
  • Membantu proses pembentukan humus
  • Pengaruh jenis vegetasi terhadap sifat-sifat tanah, hal ini terlihat pada daerah beriklim sedang seperti di Eropa dan Amerika
  • Memiliki kandungan unsur-unsur kimia yang terdapat pada tanaman yang berpengaruh pada sifat-sifat tanah.
3.Batuan vulkanik, Batuan Beku, Batuan Sedimen, dan juga Batuan Metamorf. Semua batuan tersebut bisa disebut dengan bahan induk.

4.Relief Keadaan (Topografi), Keadaan Relief suatu daerah akan mempengaruhi tebal atau tipisnya lapisan tanah.

5.Waktu, tanah merupakan benda alan yang terus menerus berubah, akibat pelapukan dan pencucian yang terus menerus.

C.KONSEP PEDON DAN PROFIL TANAH

1. Pedon


Pedon merupakan volume terkecil yang dapat disebut tanah dan mempunya ukuran tiga dimensi. Luas Pedon berkisar antara 1-10 m persegi. Kumpulan dari pedon-pedon disebut polipedon. Luas Polipedon minimum 2 m persegi, sedangkan luas maksimumnya tidak terbatas.


2.Profil Tanah
Profil Tanah
Profil tanah atau penampang tanah adalah bidang tegak dari suatu sisi pedon yang mencirikan suatu lapisan-lapisan tanah, atau disebut (Horizon Tanah). Setiap horizon tanah memperlihatkan perbedaan, baik menurut komposisi kimia maupun fisiknya. Kebanyakan horizon dapat dibedakan dari dasar warnanya. Perbedaan horizon tanah terbentuk karena dua faktor yaitu pengendapan yang berulang-ulang oleh genangan air atau pencucian tanah (leached) dan karena proses pembentukan tanah. Proses pembentukan horizon-horizon tersebut akan menghasilkan benda alam baru yang disebut tanah. Horizon-horizon yang menyusun profil tanah berturut-turut dari atas ke bawah adalah horizon O, A, B, C, dan D atau R (Brf Rock).

D.STRUKTUR TANAH
Struktur tanah merupakan gumpalan-gumpalan kecil dari tanah akibat melekatnya butir-butir tanah satu sama lain. Struktur tanah memiliki bentuk yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut.
  • Lempeng (Platy), ditemukan di horizon A.
  • Prisma (Prosmatic), ditemukan di Horizon B pada daerah iklim kering.
  • Tiang (Columnar) ditemukan di horizon B pada daerah iklim kering.
  • Gumpal Bersudut (Angular Blocky) ditemukan pada horizon B di daerah iklim basah.
  • Gumpal Membulat (Sub Angular Blocky) ditemukan pada horizon B pada daerah iklim basah.
  • Granuler (Granular) ditemukan pada horizon A.
  • Remah (Crumb), ditemukan pada horizon A.
E.TEKSTUR TANAH
Tekstur Tanah
Tekstur Tanah menunjukkan kasar dan halusnya tanah yang didasarkan atas perbandingan banyaknya butir-butir padir, debu, dan liat di dalam tanah. Untuk menentukan tekstur tanah terdapat 12 kelas dalam segi tiga tekstur tanah.


Wednesday, 30 August 2017

Pengertian Spesies Dalam Biologi

Pengertian Spesies Dalam Biologi
Pengertian spesies adalah sekelompok organisme yang memiliki persamaan keturunan yang berkaitan secara fisiologis. Organisme tersebut dihasilkan dari reproduksi seksual antara laki-laki dan perempuan yang menghasilkan keturunan. Organisme yang berasal dari satu spesies memiliki jumlah kromosom yang sama, yang artinya mereka memiliki ciri morfologi yang sama. Oleh karena itu struktur dari debuah spesies memiliki persamaan namun jika dilihat secara spesifik akan terlihat perbedaannya. Biasanya satu spesies hidup berkumpul di dalam satu populasi yang tinggal si suatu ekosistem. Seain itu, terkadang satu spesies juga tidak hanya mendiami satu ekosistem, tetapi juga terbagi dalam beberapa jenis.
Pengertian spesies juga merupakan suatu takson yang dalam taksonomi dipakai untuk menunjuk satu atau beberapa individu yang serupa dan saling berinteraksi dalam hal reproduksi di dalam kelompoknya dan menghasilkan keturunan yang fertile. Namun, mereka tidak dapat membuahi kelompok lain, hanya dalam satu spesies saja. Dalam nama ilmiah, spesies disingkat sebaga sp, contohnya adalah Phalanopis sp, kata sp tersebut menunjukan sejenis. Dalam taksonomi hewan ada satu tingkatan dibawah spesies, yaitu sub spesies yang sering disingkat sebagai ssp, namun jarang ditulis pada nama ilmiah hewan. Pada taksonomi tumbuhan, fungi atau jamur, dan bakteri terdapat takson yang dibawah sub spesies yaitu varietas, sub varietas, dan juga forma.
Pemberian nama-nama umum pada pengelompokan hewan dan tumbuhan menggunakan nama ilmiah dari spesies hewan dan tumbuhan tersebut. Nama-nama tersebut digunakan untuk mengelompokan hewan yang sejenis dan memudahkan seorang ilmuan biologi dalam penelitiannya. Pengertian spesies juga menjadi acuan apa itu spesies dan bagaimana sebuah spesies berasal, dengan mengetahui dasar pengertian dari spesies tersebut, seorang ilmuan dapat mengelompokkan semua hewan dan tumbuhan yang ada di dunia. Pengelompokkan sebuah spesies biasanya memiliki ketelitian yang luar biasa, karena organism yang terkadang tampilannya tidak sama adalah sebuah spesies. Spesies juga membatasi para ilmuan biologi dalam pengelompokan sebuah tanaman dan seekor hewan.
Berdasarkan pengertian spesies, di dalam buku-buku biologi biasanya nama spesies disingkat menjadi sp, dan diletakkan dibelakang nama ilmiah suatu hewan atau tumbuhan. Sp merupakan singkatan spesies dalam bentuk tunggal, untuk bentuk jamak biasanya digunakan singkatan spp. Singkatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan pada pembaca bahwa hewan atau tumbuhan tersebut terdapat dalam satu spesies. Singkatan sp atau spp digunakan dengan nama ilmiah dan letaknya dibelakang nama ilmiah tersebut, nama ilmiah ditulis miring sedangkan kata sp atau spp tidak ditulis miring. Di dalam satu spesies biasanya terdiri atas banyak organisme dari berbagai bentuk, namun masih tergolong dalam satu spesies. Makhluk hidup dapat berinteraksi secara reproduksi seksual untuk mendapatkan keturunan hanya dengan satu spesiesnya, karena makhluk hidup dalam satu spesies tidak dapat membuahi makhluk hidup lain dari spesies yang berbeda.
Keanekaragaman jenis (spesies) adalah perbedaan yang dapat ditemukan pada komunitas atau kelompok berbagai spesies yang hidup di suatu tempat. Contohnya di suatu halaman terdapat pohon mangga, kelapa, jeruk, rambutan, bunga mawar, melati, cempaka, jahe, kunyit, burung, kumbang, lebah, semut, kupu-kupu, dan cacing. Keanekaragaman jenis yang lebih tinggi umumnya ditemukan tempat yang jauh dari kehidupan manusia, misalnya di hutan. Di hutan terdapat jenis hewan dan tumbuhan yang lebih banyak dibanding dengan di sawah atau di kebun.
Beberapa jenis organisme ada yang memiliki ciri-ciri fisik yang hampir sama. Misalnya tumbuhan kelompok palem (Palmae) seperti kelapa, pinang, aren, dan sawit yang memiliki daun seperti pita. Namun, tumbuhan-tumbuhan tersebut merupakan spesies yang berbeda, kelapa memiliki nama spesiesCocos nucifera, pinang bernama Areca catechu, aren bernama Arenga pinnata, dan sawit bernama Elaeis guineensis. Hewan dari kelompok genusPanthera, terdiri atas beberapa spesies, antara lain harimau (Panthera tigris), singa (Panthera leo), macan tutul (Panthera pardus), dan jaguar (Panthera onca).
Keanekaragaman genetik adalah salah satu konsep alternatif. Keanekaragaman genetik atau variasi merupakan bahan baku untuk adaptasi pada suatu spesies. Potensi masa depan Sebuah spesies ‘untuk adaptasi tergantung pada keanekaragaman genetik yang diadakan dalam genom individu dalam populasi yang membentuk spesies. Hal yang sama berlaku untuk kategori taksonomi yang lebih tinggi. Sebuah genus dengan jenis yang sangat berbeda dari spesies akan memiliki keragaman genetik lebih dari satu genus dengan spesies yang mirip dan memiliki ekologi yang sama. Jika ada pilihan antara satu marga dari spesies yang dipertahankan, yang satu dengan potensi terbesar untuk evolusi berikutnya adalah genetik yang paling beragam.
Banyak kode gen untuk protein, yang pada gilirannya melaksanakan proses metabolisme yang menjaga organisme hidup dan bereproduksi. Keragaman genetik dapat diukur sebagai keragaman kimia dalam spesies yang berbeda menghasilkan berbagai bahan kimia dalam sel mereka, baik protein serta produk dan produk sampingan metabolisme. Keragaman kimia ini memiliki potensi manfaat bagi manusia sebagai sumber obat-obatan, sehingga memberikan salah satu cara untuk mengukur keragaman yang penting bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia.
Manusia telah menghasilkan keragaman hewan domestik, tumbuhan, dan jamur. Keragaman ini juga menderita kerugian karena migrasi, kekuatan pasar, dan meningkatkan globalisasi di bidang pertanian, terutama di daerah sangat penduduknya seperti China, India, dan Jepang. Populasi manusia secara langsung tergantung pada keragaman ini sebagai sumber makanan yang stabil, penurunan tersebut adalah mengganggu ahli biologi dan ilmuwan pertanian.
Hal ini juga berguna untuk menentukan keanekaragaman ekosistem: jumlah ekosistem yang berbeda di planet ini atau dalam wilayah geografis tertentu. Seluruh ekosistem dapat hilang bahkan jika beberapa spesies mungkin bertahan hidup dengan beradaptasi dengan ekosistem lainnya. Hilangnya ekosistem berarti hilangnya interaksi antar spesies, hilangnya fitur unik dari ko-adaptasi, dan hilangnya produktivitas biologis yang ekosistem mampu menciptakan. Sebuah contoh dari ekosistem yang sebagian besar punah di Amerika Utara adalah ekosistem padang rumput. Padang rumput sekali membentang pusat Amerika Utara dari hutan boreal di utara Kanada turun ke Meksiko. Sekarang, mereka sebagian besar telah menghilang, digantikan oleh lahan pertanian, padang rumput, dan pengembangan kota. Banyak dari spesies bertahan hidup, tetapi ekosistem yang sangat produktif yang bertanggung jawab untuk menciptakan tanah pertanian yang paling produktif sekarang hilang. Akibatnya, tanah tersebut menghilang atau harus dijaga dengan biaya yang lebih besar.

Keanekaragaman Spesies saat ini

Meskipun upaya yang cukup, pengetahuan tentang spesies yang mendiami planet terbatas. Perkiraan terbaru menunjukkan bahwa jumlah spesies eukariot diidentifikasi, sekitar 1,5 juta spesies, mencapai kurang dari 20 persen dari jumlah spesies eukariot hadir di planet (8,7 juta spesies, oleh salah satu perkiraan) (Gambar 1). Perkiraan jumlah spesies prokariotik sebagian besar tebakan, tapi ahli biologi setuju bahwa ilmu pengetahuan hanya memulai membuat katalog keanekaragaman mereka. Bahkan dengan apa yang diketahui, tidak ada repositori pusat dari nama atau sampel dari spesies dijelaskan, sehingga tidak ada cara untuk memastikan bahwa 1,5 juta adalah angka yang akurat. Ini adalah perkiraan terbaik berdasarkan pendapat para ahli dalam kelompok taksonomi yang berbeda. Mengingat bumi yang kehilangan spesies dalam tempo yang cepat, ilmu pengetahuan tahu sedikit tentang apa yang sedang hilang.
Ada berbagai inisiatif untuk membuat katalog spesies yang dijelaskan dengan cara yang mudah diakses, internet adalah memfasilitasi upaya itu. Namun demikian, telah menunjukkan bahwa pada tingkat saat deskripsi spesies, yang menurut State of Observed Species Report adalah 17.000 hingga 20.000 spesies baru per tahun, akan memakan waktu hampir 500 tahun untuk menyelesaikan menggambarkan kehidupan di planet ini.
Penamaan dan menghitung spesies mungkin tampaknya pengejaran yang tidak penting mengingat kebutuhan lain dari manusia, tetapi perhitungannya tidak sesederhana itu. Menggambarkan spesies merupakan proses yang kompleks dimana ahli biologi menentukan karakteristik unik suatu organisme dan apakah organisme yang termasuk spesies dijelaskan lainnya atau tidak. Hal ini memungkinkan ahli biologi untuk menemukan dan mengenali spesies setelah penemuan awal, yang memungkinkan mereka untuk menindaklanjuti pertanyaan tentang biologi. Selain itu, karakteristik unik dari masing-masing spesies membuatnya berpotensi berharga bagi manusia atau spesies lain di mana manusia bergantung. Memahami karakteristik ini adalah nilai mencari dan penamaan spesies.

Ringkasan Keanekaragaman Spresies

1.      Sebuah genus dengan berbagai spesies yang tinggi akan memiliki keragaman genetik yang lebih, sebagian besar spesies yang beragam genetik akan memiliki potensi terbesar yang mendukung perkembangan dan pelestarian.
2.      Hilangnya keanekaragaman ekosistem mengakibatkan hilangnya interaksi antar spesies, fitur unik dari ko-adaptasi, dan produktivitas biologis.
3.      Keanekaragaman spesies yang dihasilkan manusia telah menurun akibat migrasi, kekuatan pasar, dan pertanian.
4.      Manusia hanya mampu untuk memperkirakan jumlah spesies yang menghuni bumi, perkiraan ini menyumbang sekitar 20 persen spesies diperkirakan di planet ini.
Keanekaragaman spesies adalah perbedaan-perbedaan pada berbagai spesies makhluk hidup di suatu tempat. Contoh keanekaragaman spesies adalah, di halaman rumah dapat kita jumpai rumput, pohon mangga, pohon jeruk, bunga melati, burung gereja, semut, kodok, kupu-kupu, dan lain sebagainya. Mereka adalah spesies yang berbeda satu sama lain. Begitu juga dengan kucing dan anjing, bunga krisan dengan bunga melati. Mereka memiliki sifat dan jenis yang sangat berbeda.














Tingkat Keanekaragaman Hayati

Keanekaragaman hayati di bagi menjadi 3 tingkat yaitu:

Keanekaragaman Gen

Keanekaragaman gen menyebabkan variasi antar individu sejenis. Contoh keanekaragaman gen adalah keanekaragaman pada tanaman jeruk. Tanaman jeruk ada beberapa macam, misalnya jeruk lemon, jeruk pontianak, jeruk nipis, jeruk bali, dan lainnya.

Keanekaragaman Jenis

Keanekaragaman jenis berkaitan dengan keragaman organisme antar jenis dalam satu marga. Contoh keanekaragaman jenis adalah macan tutul dan harimau yang keduanya termasuk dalam margaPanthera.

Keanekaragaman Ekosistem

Ekosistem adalah interaksi antara komponen biotik dan abiotik di lingkungannya. Keragaman interaksi komponen penyusun ekosistem akan membentuk keanekaragaman ekosistem. Contoh keanekaragaman ekosistem adalah ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem padang rumput, dan ekosistem pantai.
Cara cepat mengingat: Eko Ganjen (Ekosistem, Gen, dan Jenis)

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Keanekaragaman hayati di Indonesia berdasarkan karakteristik wilayahnya: Secara geografis, wilayah Indonesia terletak pada pertemuan rangkaian pegunungan sirkum pasifik dan sirkum mediterania yang memiliki banyak gunung berapi sehingga tanahnya sangat subur. Lingkungan abiotik yang bervariasi menyebabkan di Indonesia terdapat hewan dan tumbuhan yang bervariasi.
Keanekaragaman hayati di Indonesia berdasarkan penyebarannya: spesies-spesies melakukan persebaran ke berbagai daerah dan melakukan adaptasi sehingga terjadi pembentukan spesies baru yang sesuai dengan karakteristik lingkungan yang ditempatinya. Hal tersebut mengakibatkan terjadinya keanekaragaman flora dan fauna di Indonesia.
Persebaran fauna di Indonesia: oriental (Indonesia bagian barat), Zona peralihan (oriental-australian), zona Australian (Indonesia bagian timur).

Keanekaragaman Hayati

 

Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keanekaragaman Hayati

1. Kegiatan manusia yang berdampak negatif terhadap keanekaragaman hayati:
·                     Ladang berpindah, penebangan liar dapat menyebabkan kerusakan hutan
·                     Punahnya bibit lokal yang tidak unggul akibat penggunaan bibit yang unggul
·                     Perburuan liar dan penangkapan ikan tanpa kenal batas dapat memusnahkan jenis-jenis hewan dan ikan
·                     Industrialisasi menyebabkan polusi
·                     Penggunaan pestisida yang berlebihan dapat merusak lingkungan
2. Kegiatan manusia yang berdampak positif terhadap keanekaragaman hayati:
·                     Penghijauan atau reboisasi
·                     Penangkaran
·                     Pelestarian in situ dan ex situ. Pelestarian in situ dapat dilakukan dengan mendirikan kawasan pelestarian di habitat aslinya seperti cagar alam, suaka margasatwa, dan taman nasional. Pembiakan ex situ dapat dilakukan dengan mendirikan kebun binatang.


4. Usaha Pelestarian Keanekaragaman Hayati

1.                  Hutan lindung
2.                  Cagar alam
3.                  Taman nasional
4.                  Suaka margasatwa
5.                  Kebun raya
6.                  Hutan wisata

5. Peranan Keanekaragaman Hayati dalam Kehidupan Manusia, yaitu:

·                     Sebagai sumber pangan
·                     Sumber sandang
·                     Sumber bahan bangunan dan alat-alat rumah tangga
·                     Sumber pendapatan
·                     Sumber plasma nutflah
·                     Sumber keilmuan
·                     Sumber keindahan


Sunday, 30 July 2017

Masalah-masalah Ekonomi

  Kebutuhan yang tidak terbatas beserta contohnnya
Manusia untuk mempertahankan hidupnya membutuhkanmakanan dan pakaian. Kebutuhan itu belum lengkap jika belummemiliki rumah tempat berlindung. Ketiga macam kebutuhandi atas merupakan kebutuhan pokok. Setelah manusia dapatmemenuhi kebutuhan makanan, pakaian, dan tempat berlindung,maka manusia akan berpikir cara mengisi rumah tersebut.Timbullah kebutuhan perabot rumah tangga, lemari pakaian,tempat tidur dan lain-lain. Namun, walaupun kebutuhan di atasterpenuhi, tetap saja akan muncul lagi kebutuhan yang lain.
Untuk memenuhi kebutuhannya,manusia melakukan berbagai cara dan berbagai pengorbanan.Contohnya, petani bercocok tanam di ladang, pedagang berjualandi pasar, guru mengajar di sekolah, dan ayah bekerja di kantor.Jumlah penduduk yang semakin meningkat dan pesatnyakemajuan zaman, serta perkembangan ilmu pengetahuan danteknologi, berdampak langsung kepada kebutuhan manusia.Pada zaman dahulubepergian cukup dengan berjalan kaki.Sekarang dengan ditemukannya kendaraanbermotor, untuk bepergian dekat punmenggunakan sepeda motor.
Manusia memiliki sifat tidakpernah puas, maka tidaklah mengherankanjika kebutuhan manusia tidak terbatas.Ada beberapa hal yang menyebabkankebutuhan manusia tidak terbatas, antaralain:
·         Sifat manusia yang tidak pernah puas,
·         Pertambahan penduduk,
·         Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,
·         Perubahan taraf hidup yang semakin meningkat,
·         Kebudayaan yang semakin maju, dan
·         Semakin mudahnya transportasi.

   Barang dan Jasa beserta contoh
Barang tentu dapat dipegang karena berwujud, berbeda halnya dengan jasa yang tak bisa kita lihat bentuk fisiknya juga tak bisa dipegang. Sehingga saat sebuah pabrik baju menemukan adanya cacat dalam produknya, maka mereka bisa lebih mudah untuk mengamati baju tersebut lalu menemukan pemecahan masalahnya. Berbeda dengan jasa, ketika pelanggan sebuah karyawan salon mendapatkan keluhan dari pelanggannya, maka manajemen pihak salon tersebut tak dapat secara langsung menemukan penyebab keluhan tadi. Sehingga harus melakukan pengamatan saat transaksi jasa salon yang diberikan pegawai salon
Jasa sendiri tentunya lebih memudahkan banyaknya interaksi di antara pihak penyedia jasa dengan pihak customer atau pelanggannya. Beda halnya dengan benda atau barang, karena saat kita membeli sebuah pakaian atau makanan, maka kita tidak mengetahui siapa saja orang yang telah membuat produk tersebut.  Secara tidak langsung, jasa sendiri mengharuskan adanya keterlibatan pelanggan pada produksi jasa tersebut. Seperti halnya jasa potong rambut, maka memungkinkan pelanggan untuk terlibat langsung saat proses pemotongan rambut tersebut. Berbeda halnya dengan ketika kita membeli sebuah alat elektronik, maka kita cukup membeli dari internet sehingga tidak harus terlibat langsung pada proses produksi alat elektronik tersebut.
Secara sederhana, barang dapat diartikan sebagai produk berwujud yang dapat disimpan dan dijual kembali melalui proses distribusi. Sementara jasa adalah produk tidak berwujud yang tidak dapat disimpan, dijual kembali, maupun didistribusikan.

Barang             :TV,lemari es,mobil,komputer,dll.
Jasa      :  bengkel reparasi,kursus,lembaga pendidikan,jasa telekomunikasi,transportasi dan lain-lain

3 Kelangkaan beserta contoh
Pengertian kelangkaan dan contoh serata faktor penyebabnya– Kelangkaan adalah kondisi di mana kita tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk memenuhi semua kebutuhan kita. Sebuah kelangkaan kata singkat terjadi karena jumlah yang diperlukan lebih dari jumlah barang dan jasa yang tersedia. Kelangkaan bukan berarti segalanya sulit diperoleh atau ditemukan. Kelangkaan juga bisa berarti sebuah perangkat yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan jumlahnya tidak seimbang dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Kelangkaan mengandung dua makna:
-          Alat kepatuhan tidak cukup untuk memenuhi permintaan.
-          Untuk mendapatkan sarana untuk memenuhi kebutuhan memerlukan pengorbanan orang lain.
Masalah kelangkaan selalu menghadapi masalah bagaimana seseorang dapat memenuhi kebutuhan banyak dan beragam cara-cara yang memuaskan terbatas. Dalam menghadapi kelangkaan, ekonomi memainkan peranan penting untuk massa ekonomi yang benar-benar adalah bagaimana kita mampu menyeimbangkan antara keinginan untuk sarana terbatas dan terbatas kebutuhan memuaskan. Jika sumber daya dapat digunakan untuk menghasilkan alat pemuas kebutuhan jumlah terbatas, itu dikatakan kurangnya sumber daya.
Sumber daya alam sebagai salah satu sumber daya ekonomi keberadaannya memang sudah ada di alam. Namun, untuk dapat digunakan harus melalui proses produksi terlebih dahulu. Secara kasatmata, sumber daya alam sepertinya berjumlah banyak dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Namun pada kenyataannya, sumber daya alam yang tersedia kian hari kian berkurang jumlahnya karena terus-menerus digunakan.
Cotohnya, sumber daya alam berupa minyak bumi. Penggunaan minyak bumi secara terus-menerus mengakibatkan jumlah persediaan minyak bumi semakin menipis. Hal ini berdampak pada adanya kelangkaan bahan bakar minyak. Kelangkaan bahan bakar minyak ini sekarang sangat dirasakan oleh kita semua.

4Masalah ekonomi mikro beserta contoh
Didalam Ekonomi Mikro atau Mikro-Ekonomi hanya menjelaskan tentang lingkup kecil (unit-unit kecil) dari apa yang disebut dengan ekonomi. Ekonomi Mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku dari unit-unit ekonomi individual, seperti: rumah tangga, perusahaan, dan struktur industri. Ekonomi mikro membahas tentang alokasi dan efisiensi sumber daya pasar.

Harga Dasar dan Harga Tertinggi
Krisis ekonomi yang pernah melanda dunia terjadi cukup lama dan diyakini bahwa mekanisme pasar tidak mampu menyelesaikan masalah ekonomi tersebut. Artinya, keseimbangan permintaan dan penawaran di pasar tidak tercapai. Pengaruh dari krisis tersebut adalah melambungnya harga berbagai jenis barang yang dibutuhkan oleh produsen dan konsumen. Salah satu campur tangan pemerintah dalam permasalahan ini ialah kebijakan pemerintah mengenai harga dasar (floor price) dan harga tertinggi (ceiling price). Tujuan penentuan harga dasar adalah untuk membantu produsen, sedangkan harga tertinggi untuk membantu konsumen. Misalnya, musim panen padi menyebabkan jumlah beras melimpah. Akibatnya, harga beras turun sehingga para petani mengalami kerugian. Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah menentukan harga dasar (floor price) beras untuk membantu para petani.

Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
Sehubung dengan naiknya harga BBM, para pengusaha angkutan umum bus kota, angkot, dan taksi mengalami penurunan pendapatan dan mengurangi laba bagi pengusaha dan para sopir. Untuk menyesuaikan kenaikan harga BBM tersebut, beberapa pengusaha angkutan umum menaikkan tarifnya secara sepihak. Tindakan ini tentu saja akan memberatkan para konsumen pengguna jasa angkutan. Untuk mengatasi masalah tersebut pemerintah bersama para asosiasi pengusaha angkutan melakukan penyesuaian tarif angkutan umum dengan menetapkan tarif resmi bagi para pengusaha bus kota, angkot, dan taksi. Besarnya tarif resmi ini tentu tidak akan memberatkan konsumen atau juga tidak merugikan pengusaha angkutan umum.
    



   Masalah ekonomi dalam konteks ekonomi makro beserta contoh
Objek pembahasan ekonomi makro antara lain adalah masalah pertumbuhan ekonomi, masalah ketidakstabilan kegiatan ekonomi, masalah pengangguran, dan neraca pembayaran.
a. Pertumbuhan Ekonomi
    Pertumbuhan ekonomi adalah perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan kapasitas barang dan jasa yang diproduksi dalam masyarakat meningkat. Perumbuhan ekonomi selalu menjadi harapan semua perekonomian. Pertumbuhan ekonomi biasanya berhubungan dengan perubahan teknologi. Contohnya adalah pengenalan internet dan teknologi dalam industri AS secara keseluruhan mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi AS. Selain teknologi, faktor-faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi adalah juga sumber daya manusia, sumber daya alam, ilmu pengetahuan, budaya, dan modal. Pertumbuhan ekonomi diperkirakan tidak hanya sebagai peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga sebagai perbaikan kualitas hidup masyarakat.
    Pertumbuhan ekonomi tidak sama dengan pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi merupakan konsep yang tidak hanya meliputi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perubahan positif tertentu di bidang kehidupan yang lain. Pembangunan ekonomi berarti pertumbuhan ekonomi bersama dengan perubahan dalam distribusi pendapatan nasional dan perubahan teknis serta kelembagaan lainnya yang diinginkan.
b. Masalah Ketidakstabilan Kegiatan Ekonomi
    Dalam sistem ekonomi bebas atau sistem ekonomi pasar, kegiatan ekonomi sering mengalami pasang surut. Kadang kala pertumbuhan ekonomi maju pesat dan kadang kala berjalan lambat, bahkan kadang-kadang merosot. Pergerakan naik turunnya kegiatan perusahaan-perusahaan demi mencapai kemajuan ekonomi dalam jangka panjang disebut Konjungtor atau siklus kegiatan perusahaan.
    Siklus dalam suatu periode konjungtor berbeda dengan keadaan konjungtor pada periode lain. Tetapi sifat-sifat dasar setiap siklus sama. Kurva konjungtur ekonomi terdiri dari masa pertumbuhan, masa puncak kemakmuran (peak of wealth), masa kemunduran, masa keterpurukan (peak of crises). Setelah krisis dapat teratasi, akan terjadi masa pemulihan (recovery), pertumbuhan, dan seterusnya. Siklus ini terbangun seperti gelombang sinus.
c. Masalah Pengangguran
    Pengangguran adalah suatu kondisi ketika seseorang yang dikategorikan dalam golongan angkatan kerja yang ingin memperoleh pekerjaan tetapi belum dapat memperolehnya. Pengangguran dapat terjadi karena faktor-faktor berikut.
a. Kekurangan pengeluaran agregat.
b. Ingin meninggalkan pekerjaan lama untuk mendapat pekerjaan baru yang lebih baik.
c. Perusahaan mengganti tenaga kerja manusia dengan peralatan-peralatan canggih, seperti penggunaan mesin-mesin komputer.
d. Ketidaksesuaian antara keterampilan pencari kerja dan keterampilan yang dibutuhkan dalam industri.
d. Masalah Inflasi
    Inflasi adalah suatu keadaan di mana harga naik secara umum dan terus menerus. Keadaan inflasi akan berbeda dari waktu ke waktu dan dari suatu negara ke negara lainnya. Ada empat golongan inflasi, yaitu ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Pada inflasi ringan, kenaikan harga masih di bawah angka 10% setahun. Pada inflasi sedang, kenaikan harga antara 10%-30% setahun. Pada inflasi berat, kenaikan harga antara 30%-100% setahun. Pada hiperinflasi atau inflasi tak terkendali, kenaikan harga berada di atas 100% setahun.
    Inflasi dapat terjadi karena hal-hal berikut.
a. Ketidakseimbangan pengeluaran agregat dibandingkan dengan kemampuan perusahaan dalam menyediakan barang-barang.
b. Tuntutan kenaikan upah oleh pekerja yang menyebabkan harga pokok barang bertambah.
c. Kenaikan harga-harga barang yang diimpor.
d. Pengeluaran uang yang bertambah secara berlebihan tanpa diikuti oleh pertambahan produksi dan penawaran barang.
e. Kekacauan politik dan ekonomi
e. Masalah Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran
    Neraca Perdagangan atau balance of trade adalah ikhtisar yang menunjukkan selisih antara nilai transaksi ekspor dan impor suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Biasanya kurun waktunya satu tahun. Neraca perdagangan suatu negara yang positif menunjukkan negara itu mengalami ekspor yang nilai moneternya melebihi impor. Terjadi surplus perdagangan. Sementara itu, neraca perdagangan suatu negara yang negatif menunjukkan nilai moneter impornya melebihi nilai moneter ekspor. Terjadi defisit perdagangan.
    Neraca pembayaran adalah suatu ikhtisar yang menunjukkan aliran pembayaran yang dilakukan dari negara-negara lain ke dalam negeri dan dari dalam negeri ke negara lain dalam satu tahun tertentu. Aliran itu mencakup hal-hal berikut.
a. Aliran penerimaan ekspor serta pembayaran impor barang dan jasa.
b. Aliran penanaman modal asing dan pembayaran penanaman modal asing.
c. Aliran keluar masuk modal jangka pendek seperti deposito di luar negeri.
    Neraca pembayaran bermaslaah ketika neraca pembayaran mengalami defisit. Artinya, pembayaran ke luar negeri melebihi penerimaan dari luar negeri. Hal ini dapat disebabkan oleh impor lebih besar daripada ekspor dan aliran modal terlalu banyak ke luar negeri.
    Neraca pembayaran yang defisit dapat menimbulkan akibat sebagai berikut.
a. Penurunan kegiatan ekonomi dalam negeri karena penggunaan barang impor.
b. Harga valuta asing meningkat.
c. Harga barang impor bertambah mahal.
d. Kegairahan pengusaha berkurang dalam penanaman modal dan membangun usaha baru.